Status Facebook Jualan Ala Olshop Terkenal

199 Views 0 Komentar
status-facebook

Pernah nggak, ngamatin status facebook yang bersliweran di akun pribadi sampean? Postingan apa sih yang paling sering muncul? Politikkah, gossipkah, atau jualankah? Atau jangan-jangan sampean malah jadi CCTV. Nggak nyetatus, nggak ngelike, apalagi ngeshare. Cuman diam terpaku sambil scrolling nggak jelas gitu. AYAHAB kalau ini …

Saya pernah iseng ngamatin rangkaian status facebook di akun saya. Ternyata mirip sama KAWIN yaa, ada musimnya. Dan ternyata pula, setiap status yang menghiasi timeline kita itu ada masanya sendiri-sendiri. Kapan dia nongol, kapan dia ngilang, semua ada jam tayangnya. Maksud saya gini; ketika lagi musim pilkada, biasanya timeline saya akan dibanjiri tulisan, pendapat, bahkan sumpah serapah soal politik.

Pas lagi rame orang ngegossip soal artis atau sebuah isu, maka rangkaian status facebook yang menghiasi timeline saya pun adalah tentang gossip atau isu tersebut. Contohnya waktu Raisa dan Bella nikah, banyak yang ikutan latah ngomentarin asset negara kita yang direbut asing. Parahnya lagi ada yang sampe ikut-ikutan nyela JOMBLO karena dianggap sebagai biang keladi menikahnya Raisa dan Bella dengan pria Australia/Malaysia. Ada benernya juga sih kalau ini … heheheh.

Lucunya, pas lagi sepi gossip, atau isu politik, rangkaian status facebook di timeline saya berubah jadi bazaar atau pasar malam. Banyak banget teman-teman saya yang gelar lapak dagangannya. Ada yang jualan kue, aplikasi, sampai MLM. Nggak pake basa-basi lagi, alias hard selling. Dari sinilah saya berasumsi bahwa siapapun yang punya akun facebook pasti kalau nggak gossiper atau pedagang online, pasti yaa CCTV. Bener nggak sich?

Karena itu, tulisan saya kali ini akan bagi-bagi tips tentang gimana caranya bikin status facebook yang bertemakan jualan. Bukan sembarang jualan loh, tapi jualan secara terang-terangan alias hard selling. Meskipun saya tidak terlalu menyarankan (apalagi kalau sering-sering), tujuan saya adalah biar ketika sampean nyetatus hard selling, isinya nusuk dan nggak datar-datar aja. Setidaknya biar ada yang nyangkut closing satu dua produk gitu lah, satu container loh tapi. Oke kalau gitu, kita mulai aja yaa!

CARA BIKIN STATUS FACEBOOK JUALAN YANG HARD SELLING

Meskipun status facebooknya hard selling, prinsip nyetatusnya masih sama yaitu kata-kata jualannya mesti keren plus dilengkapi foto produk yang nusuk. Perbedaannya, sampean sudah boleh terang-terangan jualan sekarang. Nggak harus sepoi-sepoi lagi. Kalau lupa klik dan baca link berikut ini yaa. Selain kata-katanya harus keren plus gambarnya nusuk, teman-teman di akun jualan sampean pun juga harus tertarget. Jadi mereka sudah tidak terlalu mempermasalahkan status sampean yang hard selling. (Sekali lagi, kalau lupa/belum tau klik dan baca link berikut ini yaa).

Untungnya untuk membuat status jualan seperti itu, caranya sangatlah mudah (lihat video blog saya di paragraph setelah ini). Problemnya, karena dia gratisan hasilnya sangat bergantung pada seberapa tertargetnya teman-teman facebook yang sampean miliki. Semakin tertarget yaa semakin banyak yang beli.

Mirip dengan kalau sampean beriklan secara berbayar menggunakan Facebook Advertising. Bedanya, kalau FB Ads bisa menyebarkan status facebook kita kemanapun dan kepada siapapun (meski bukan teman kita) sesuai target yang sudah kita tentukan plus ongkos ngiklan yang kita bayarkan, sementara akun personal hanya akan menyebarkan sebatas pertemanan dan follower kita saja.

Baiklah, agar lebih jelas saya mulai aja materi tentang bikin status facebook khusus jualannya yaa.

Catatan: Pengen dapat informasi tentang jualan online! Gimana caraya? Subscribe aja ke channel resmi YouTube saya. Akan ada banyak sharing pengalaman dan ilmu dalam video blog yang saya upload di channel tersebut. #Maturnuwun.

Buat sampean yang kebetulan belum beli pulsa dan nambahin paket data, berikut ini adalah rangkuman transkrip dari video tersebut:

PERTAMA, siapkan dulu informasi produk yang mau sampean jual. Informasi yang saya maksud disini adalah informasi mengenai nama barang, harganya, dan juga diskripsinya. Jangan lupa pula untuk nyiapin foto-foto produk yang diperlukan. Jika sampean memiliki kemampuan edit gambar, sebaiknya dipercantik dulu foto-fotonya. Tapi jika tidak, biarin apa adanya juga nggak masalah. Yang pernting tidak ada informasi nama suppliernya atau harga produknya.

KEDUA, ikuti langkah berikut (bisa melalui laptop atau HP):

Point 1, buatlah status facebook dengan struktur kalimat seperti ini:

[NAMA PRODUK] spasi [JUMLAH PRODUK] spasi [DIJUAL] spasi [HARGA PRODUK]

Biar lebih jelas, contohnya kayak gini: “VIENNA 1 PCS DIJUAL 1000”.

Status Facebook

Catatan: Struktur kalimat status facebook jualan

Point 2, sebelum klik tombol POST, pastikan dulu settingan privasi di status facebook tersebut adalah ONLY ME bukan PUBLIC. Kurang lebih seperti ini modelnya:

Status Facebook

Catatan: Setting privasi menjadi ONLY ME

Kenapa kok harus ONLY ME? Yaa biar cuma sampean dulu yang bisa nglihat. Misal ada yang salah atau perlu dikoreksi, sampean bisa koreksi tanpa dilihat oleh temen-temen facebook sampean.

Point 3, setelah settingan privasinya ONLY ME, baru klik tombol POST. Berikutnya, tampilan status facebook sampean akan nampak seperti gambar berikut:

Status Facebook

Catatan: Tampilan status facebook jualan sebelum diedit

Point 4, edit status facebook yang barusan sampean bikin tadi dan gantilah dengan informasi produk yang sebelumnya sudah sampean siapkan. Kolom Nama Barang dengan nama produk jualan sampean, Kolom Harga dengan Harga Jual Produk sampean, dan Kolom Diskripsi isilah dengan Diskripsi produk jualan sampean. Kurang lebih tampilannya akan seperti ini:

Status Facebook

Catatan: tampilan status facebook jualan setelah diedit

Point 5, upload empat foto produk yang sudah disiapkan. Kenapa kok hanya 4, agar semua foto produk yang sampean upload nanti bisa tampil di halaman awal dan tidak sembunyi. Maksud dari sembunyi adalah biasanya akan muncul tanda plus (+) di sudut kanan bawah tampilan awal status sampean.

Jika memungkinkan, ada baiknya kalau foto produk yang sampean upload itu berbentuk kotak dengan ukuran (1200 x 1200) pixel. Setelah itu barulah klik POST. Kurang lebih akan seperti ini nanti penampakannya;

Status Facebook

Catatan: tampilan status facebook jualan setelah ditambah foto produk

Point 6, periksa sekali lagi status tersebut. Kalau dirasa sudah cocok, ubahlah settingan privasinya dari ONLY ME menjadi PUBLIC. Ini harus dilakukan biar status facebook yang sudah dibuat bisa dilihat temen-temen facebook sampean. Kalau masih ONLY ME yang lihat cuma sampean doank, nggak lucu kan itu #Mbrebes_mili. Kurang lebih beginilah penampakannya;

Status Facebook

Catatan: tampilan status facebook jualan setelah diubah settingan privasinya

Nah temen-teman sekalian, saya ingatkan kembali bahwa tips yang barusan saya kasih ini adalah murni HARD SELLING. Karena itu, bikinnya jangan keseringan. Kenapa? Karena resiko terberat dari nyetatus secara hard selling itu bukanlah di UNFRIEND, tapi justru di UNFOLLOW. Kalau sampean di unfriend, sampean bisa tau dari berkurangnya jumlah teman facebook sampean. Dan itu bisa langsung diatasi dengan add pertemanan yang baru. Tapi …

Kalau di UNFOLLOW, sampean itu masih berteman sama mereka. Tapi semua status yang sampean posting tidak akan pernah mampir ke timeline mereka.

Ibaratnya seperti NYANYI di KAMAR MANDI, yang MUJI dan TEPUK TANGAN cuman SAMPEAN DOANK. Terus apa gunanya jualan kalo gitu mah #Mbrebes_mili.

Mas Yosie

Blogger | Pebisnis Online

Pendapat & Opini

%d bloggers like this: